Whats up with love

Suatu kata, akan selalu terpendam dalam hati. Kata yang dimana akan menjadi saksi. Mengungkapkan perasaan cinta merupakan sebuah anugerah. Tidak semua orang bisa melakukannya dan tidak pula semua orang dapat merasakannya.

Menerima perasaan cinta dari seseorang dari yang dicintai akan sangat begitu bahagia. Cinta bersifat universal. Terkadang mencintai seseorang tidak harus selalu berjuang mati2an untuk mendapatkannya. Terkadang besarnya cinta diukur dari kesabarannya seseorang menunggu, menjaga perasaan, dan berjuang dalam kesabaran.

Sebuah kisah fiksi menceritakan, cinta lebih sakral dibandingkan pernikahan. Sebagai seorang Muslim, tidak ada yang lebih sakral daripada pernikahan. Namun dalam kisah fiksi tersebut, pernikahan dalam dilaksanakan kapanpun dengan kondusi apapun bahkan mendesak serta dengan siapapun. Namun, mencintai seseorang bukanlah perihal mudah.. butuh pengorbanan, butuh perasaan, kepada siapa kita mencinta, dan masalah hati — tidak bisa dibohongi.

Aku bukan orang yang mudah jatuh cinta. Aku tau perihal fisik, akan selalu ada saja yang menjadi kelebihan-kelebihan yang dibandingkan dengan seseorang kekasih sendiri. Aku rasa dengan umur yang lebih dewasa — kenyamanan, ketentraman jiwa, koneksi tukar pikiran, kepercayaan merupakan yang utama.

Aku bukan orang yang mudah jatuh cinta, aku selalu takut untuk jatuh cinta. Mencintai seseorang bukanlah perihal mudah, dan juga tidak ada sebuah alasan pasti mengapa seseorang bisa jatuh cinta.

Namun, pada saat Aku jatuh cinta dengan seseorang. Aku tau apa tujuanku, menyempurnakan agamaku merupakan tujuan utama melalui pernikahan. Aku mencintainya tidak hanya untuk sekarang, namun kehidupan setelah didunia ini.

Saling mencintai merupakan hal yang ingin aku dambakan, melewati perjalanan suka dan duka adalah hal yang sangat manis dikehidupan bersama.

Kini, aku sedang dimasa dimana benar2 diuji terhadap keyakinan diriku terhadap cintaku pada Aubrey. Mencintainya sebegitu dalam membuatku semakin bulat terhadap tujuanku. Dimasa berjuang terhadap cintaku, kini aku sedang menuangkan isi hatiku.

Aku hanya ingin meminta doa kepada Allah, agar dikuatkan hatiku, jika dia jodohku. Maka jodohkan lah. Aku tau bahwa perpisahan dan kehilangan seseorang yang dicintai akan menjadi sakit yang mendalam, tetapi jika itu kehendak Allah — maka itu yang terbaik. Doa adalah garda terbaik dalam merubah nasib masa depan. Aku selalu berdoa, bahwa dia adalah cintaku. semakin mengingatnya terkadang membuatku semakin sakit hati.

Perasaan dimana tak bisa diungkap, perasaan dimana ku tak tau apa yang dia rasakan.

Namun kini, yang bisa kulakukan adalah berdoa, berjuang dengan kesabaran, dan meyakininya bahwa dia pun merasakan cinta terhadap diriku dan dia menungguku.

I love you Aubrey🤍

--

--

--

A reader who wants to be a writer. 🤖🚀 • Online diary, so why not? • Tech Tycoon during day, Full-Time learner @ nite✨ Medium to Room Nineteen🙂

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
afIf’s old memories

afIf’s old memories

A reader who wants to be a writer. 🤖🚀 • Online diary, so why not? • Tech Tycoon during day, Full-Time learner @ nite✨ Medium to Room Nineteen🙂

More from Medium

CS371p Spring 2022 Blog Wk8: Cristian Astorga